by

4 Alasan Mengapa Saya Ajukan Pinjaman Tunai di Kredivo untuk Modal Bisnis

Bukan perkara mudah buat saya untuk mencoba memulai menjalankan bisnis sampingan. Apalagi, asal modalnya sebagian dari tabungan dan sebagian lagi dari pinjaman tunai. Deg-degan, bingung, nggak yakin, semua jadi satu, meskipun rencana bisnis yang saya buat bisa dibilang sudah cukup matang. Akhirnya, karena penasaran, saya putusin untuk jalanin aja. Soal gimana-gimananya, sambil belajar nanti.

Nah, soal modal pinjaman, dua bulan lalu, saya mutusin untuk ngajuin pinjaman tunai lewat Kredivo. Saya sendiri sudah menjadi pengguna Kredivo sejak pertengahan tahun lalu saat belum ada fitur pinjaman mini dan pinjaman jumbo.

Waktu itu, Kredivo baru bisa dipakai untuk kredit barang di e-commerce kayak Shopee, Lazada, Bukalapak, dsb. Buat yang nggak punya kartu kredit kayak saya, Kredivo lumayan membantu banget untuk urusan kredit. Saya jadi bisa ambil cicilan HP 12 bulan di Lazada untuk urusan kerjaan. Sekarang, cicilannya sudah selesai dengan lancar.

Pas tahu Kredivo meluncurkan fitur pinjaman mini dan pinjaman jumbo buat mencairkan limit, saya cukup tertarik. Tapi, karena belum ada kebutuhan, jadi saya belum sempet nyobain fitur tersebut. Nah…berhubung dua bulan lalu saya berniat mau jalanin rencana bisnis, akhirnya saya putusin untuk coba pinjam tunai di Kredivo buat tambahan modal bisnis kecil-kecilan saya.

Kenapa saya yakin buat ajuin pinjaman tunai di Kredivo? Ini alasannya:

Nggak perlu submit proposal bisnis

Kalau kita ngajuin pinjaman ke bank atau lembaga pinjaman lain, terus tujuannya untuk modal bisnis, biasanya bank atau lembaga tersebut akan meminta proposal bisnis atau laporan keuangan/keuntungan bagi orang yang sebelumnya telah memiliki bisnis yang sedang berjalan. Nah, di Kredivo, saya nggak perlu mensubmit proposal meskipun tujuan pinjaman saya adalah untuk modal bisnis. Bisa aja sih dibuatkan proposalnya, tapi perlu waktu. Sementara bisnis yang saya jalankan nggak besar, yang saya mau pinjam juga jumlahnya nggak banyak.

Karena saya sudah punya akun dan limit di Kredivo sekitar Rp 25 jutaan, maka buat ngajuin pinjaman tunai, saya tinggal klik fitur pinjaman jumbo di aplikasi Kredivo. Fitur inilah yang jadi jalan saya untuk mencairkan limit yang saya punya jadi pinjaman. Beruntungnya saya, saat pengajuan pinjaman, saya lagi nggak punya angsuran berjalan di Kredivo. Jadi beban keuangan saya nggak akan terlalu berat kalau saya ajuin pinjaman.

Jumlah dana yang saya pinjam sekitar Rp 3,5 juta. Ini mengapa saya pilih fitur pinjaman jumbo. Selain pengajuan pinjamannya bisa lebih besar, pinjaman jumbo pilihan tenornya juga lebih panjang: 3 bulan atau 6 bulan. Jadi, saya bisa napas. Kalau pinjaman mini, berlaku buat pengajuan pinjaman yang kecil, mulai dari 500 ribu, dan maksimal pengembaliannya dalam waktu 30 hari aja.

Suku bunga pinjaman di Kredivo terbilang rendah dan masuk akal untuk ukuran fintech

Yang paling bikin saya yakin buat pinjam ya suku bunganya. Dengan suku bunga tetap sebesar 2,95% per bulan untuk pinjaman tunai, buat saya ini angka yang masuk akal dan rendah banget untuk ukuran fintech pinjaman tunai online. Suku bunga ini juga berlaku untuk kredit barang di e-commerce atau mitra yang bekerja sama dengan Kredivo. Bedanya, kalau kredit barang, tenornya tersedia maksimal hingga 12 bulan. Yang paling menarik, kredit barang pakai Kredivo nggak ada uang mukanya dan minimum pembelanjaan hanya sebesar Rp 1 juta aja.

Proses pengajuan 5 menit, langsung cair dalam beberapa jam

Habis klik fitur pinjaman jumbo, terus apa selanjutnya? Saya cuma tinggal isi form yang super simple dan singkat, isinya: jumlah pinjaman yang ingin diajukan, tenor yang ingin diambil, nomor rekening atas nama pribadi, kemudian submit. Nah, sebelum submit, Kredivo juga memberikan simulasi cicilan pinjaman beserta informasi potongan admin secara transparan di awal. Biaya administrasinya sebesar 6% dari total dana yang saya pinjam.

Nggak sampai 5 menit buat ngisi form pinjaman di Kredivo. Habis itu, saya dapat informasi bahwa pinjaman akan cair dalam waktu 1 hari kerja jika disetujui oleh pihak Kredivo. Yang bikin kaget, nggak sampai sehari, cuma sekitar 4 jam, saya terima notifikasi kalau pinjaman yang saya ajukan udah cair ke rekening!

Transaksi di Kredivo selalu lancar, aman, dan tanpa drama

Berdasarkan pengalaman transaksi pakai Kredivo, mulai dari cicilan sampai transaksi bayar dalam 30 hari tanpa bunga, semua selalu lancar dan aman. Nggak ada drama sama sekali. Saya pun selalu berusaha bayar tepat waktu biar nggak ada drama-drama. Sayang juga kan kalau sampai akun saya kesuspended. Kredivo udah cukup membantu banget buat saya.

Ini juga lah yang bisa bikin saya yakin kalau fitur pinjaman tunai online di Kredivo ini sebagus fitur-fitur kredit Kredivo lainnya. Bisa dibilang, Kredivo menerapkan standar yang cukup tinggi dalam layanannya. Pastinya, keamanannya terjamin juga. Semua transaksi dengan Kredivo harus login ke akun pribadi dan juga menggunakan kode OTP yang dikirimkan melalui SMS, sebagai bentuk verifikasi keamanan.

Oh ya, daftar Kredivo itu gratis ya dan hanya bisa dilakukan melalui aplikasinya langsung. Jadi, kalau kamu tertarik, kamu bisa langsung download aplikasi Kredivo di Google Play Store atau App Store. Pastikan juga bahwa kamu sudah memenuhi tiga syarat ini:

  1. WNI yang telah berumur 18 tahun ke atas.
  2. Memiliki penghasilan tetap minimal sebesar Rp 3 juta per bulan.
  3. Berdomisili di wilayah Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Medan, Palembang, Semarang, Bali, Yogyakarta, Solo, Malang, Makassar, Cirebon, atau Sukabumi.

News Feed