Ini Dia, Beberapa Daftar Perlengkapan Bayi Baru Lahir

Gaya Hidup135 views

Menjelang melahirkan, menunggu waktu Hari Perkiraan Lahir biasanya dihabiskan Bunda dengan menyiapkan daftar perlengkapan bayi baru lahir hingga berbelanja seluruh barang-barang dari daftar perlengkapan bayi tersebut yang pastinya sangat mengasyikkan. Hal ini juga dipakai oleh Bunda sebagai salah satu relaksasi menjelang melahirkan. Jika Bunda telah mengetahui jenis kelamin bayi yang akan lahir, ini akan membantu memudahkan Bunda dalam menyiapkan daftar perlengkapan bayi. 

Meskipun barang-barang perlengkapan bayi itu lucu-lucu dan pasti akan membuat Bunda ‘lapar mata’ dan ingin memborong semuanya saat berbelanja, sebaiknya Bunda membuat daftar perlengkapan bayi baru lahir yang harus diprioritaskan terlebih dahulu agar tidak banyak barang yang mubazir atau tidak terpakai karena ternyata Bunda tidak memerlukannya. Untuk, kamu yang lagi cari daftar perlengkapan bayi baru lahir, mothercare.co.id adalah pilihan yang tepat.

1. Baju Bayi

Bayi yang baru lahir sangat cepat pertumbuhannya, oleh karena itu, Bunda disarankan untuk tidak membeli banyak baju bayi dengan ukuran newborn, karena baju hanya akan sebentar muat di tubuh bayi yang baru lahir. Untuk baju bayi, masukkan baju berlengan pendek, baju berlengan panjang, jumper, kaus dalaman singlet dan cardigan rajut ke dalam daftar perlengkapan bayi yang akan dibeli. Perhatikan bahan baju bayi yang akan Bunda beli, ya. Pilih yang berbahan katun agar nyaman dan tidak panas. Hindari baju bayi dengan ornamen gambar yang memiliki jahitan menembus ke dalam. Benang jahitan tersebut dapat membuat kulit bayi iritasi.

2. Celana Bayi

Selain celana pendek, siapkan pula celana panjang dan celana panjang tutup kaki untuk membuatnya tetap hangat. Perlu diingat ya, untuk memilih celana dengan karet yang tidak terlalu kencang agar bayi tetap nyaman.

3. Kaus Kaki Bayi

Bayi mudah sekali merasa kedinginan hingga masuk angin, penting untuk menjaga tubuh bayi tetap hangat salah satunya dengan menutup telapak kakinya dengan kaus kaki selain dengan memakai celana panjang tutup kaki. Pilih kaus kaki berbahan lembut dan nyaman. Ukuran kaus kaki hingga elastisitasnya juga perlu diperhatikan loh.

4. Selimut Bayi

Dalam memilih selimut bayi, pilih selimut dengan bahan yang lembut, nyaman dan tidak terlalu tebal agar bayi tidak keberatan. Selimut dengan ukuran yang sesuai dengan tubuh bayi dan motif yang menarik perhatiannya wajib masuk ke dalam daftar perlengkapan bayi yang Bunda buat ya.

5. Sarung Tangan Bayi

Sarung tangan bayi biasanya berpasangan dengan kaus kaki bayi. Pilih yang berbahan katun lembut, bukan yang berbahan wool karena benang wool gampang terlepas-lepas jika menyangkut di kuku tangan bayi. Sarung tangan tidak perlu dipakai setiap waktu ya, Bun, hanya gunakan ketika cuaca sedang dingin.

6. Popok Bayi (Diaper)

Selain popok sekali pakai, Bunda juga perlu menyiapkan popok bayi yang berbahan kain dalam daftar perlengkapan bayi yang akan dibeli agar dapat digunakan kembali setelah dicuci.

7.Tisu Basah Bayi (Baby Wipes)

Tisu basah khusus untuk bayi aman digunakan untuk membersihkan kotoran pada kulit dan bahkan mulut bayi. Apalagi jika akan bepergian nanti, tisu basah akan sangat berguna.

8. Handuk Bayi

Untuk keperluan mandi, handuk yang berbahan halus dan tidak membuat kulit bayi iritasi juga wajib masuk ke dalam daftar perlengkapan bayi. Beli minimal 3 berganti-ganti, cuci satu handuk masimal setelah 5 kali pemakaian. Selain itu, pilih dengan ukuran yang sesuai tubuh bayi dan memiliki daya serap air yang baik.

9. Kain untuk Membedong

Memang tidak semua bayi perlu dibedong, tapi nantinya kain ini akan berguna baik sebagai alas kasur bayi ataupun selimut ringan. Beli setidaknya 1 lusin, agar punya stok lebih untuk bergonta-ganti terutama di musim hujan, dimana cucian lama keringnya.

10. Bantal Bayi

Daftar perlengkapan bayi selanjutnya, bantal. Sebisa mungkin, pilih bantal yang bagian tengahnya menjorok ke dalam untuk menghindari peyang pada bayi. Hal ini karena kepala bayi yang masih lembut di beberapa  bula pertama setelah lahir, sangat rentan berubah-ubah bentuknya.